Selasa, 14 Desember 2010

Pagergunung

profil
desa pagergunung
kecamatan pageruyung
kabupaten kendal


1.      Kondisi Geografis
Berdasar letak geografis wilayah, desa Pagergunung berada di sebelah barat Ibu kota Kabupaten Kendal. Desa Pagergunung merupakan salah satu desa di Kecamatan PAGERUYUNG Kabupaten Kendal, dengan jarak tempuh ke Ibu kota Kecamatan 6.Km, dan ke Ibu Kota Kabupaten 25 Km/mil laut, dan dapat ditempuh dengan kendaraan ± .0,5...jam/menit. Desa ini berbatasan dengan Kali kuto,di sebelah barat, disebelah utara berbatasan dengan Desa Sambongsari, sebelah selatan dengan Desa Surokonto wetan, dan di sebelah timur dengan Kali Damar,Luas wilayah daratan Desa Pagergunung adalah 62,9 Km² dengan panjang pantai.- Km. Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukan, dapat dikelompokan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain.
Secara Administratif wilayah Desa Pagergunung terdiri dari 14 RT, dan 4 RW, meliputi.3 dukuh yaitu dukuh Sokokranen, Sokokarang, Krajan.
Secara Topografi, Desa Pagergunung dapat dibagi dalam satu wilayah, yaitu wilayah  dataran tinggi.
Dengan kondisi topografi demikian, Desa Pagergunung memiliki variasi ketinggian antara 75 m sampai dengan 150 m dari permukaan laut. Daerah terendah adalah di wilayah RT 02 RW 02, dan daerah yang tertinggi adalah di wilayah RT 02 RW 01yang merupakan daerah perbukitan.

2.      Sejarah Desa Pagergunung
Sebelum Kemerdekaan Pemerintahan Desa Pagergunung konon kabarnya dimulai  sejak tahun 1880-an yang menjabat lurah pertama yaitu Ki SENTONO atau lebih dikenal dengan nama Ki AJI SOKO yang berasal dari prajurit Mataram beliau sampai di Desa Pagerunung dikarenakan Kerajaan Mataram yang waktu itu berperang dengan Belanda mengalami kekalahan dan prajurit Mataram kocar-kacir sehingga Ki AJI SOKO mengamankan diri di Desa Pagergunung, karena Desa Pagergunung dikelilingi gunung merupakan tempat tinggal yang cukup aman dari ancaman Belanda pada waktu itu.
Jasa Ki AJI SOKO sangat disegani oleh masyarakat dan lingkungannya karena pada waktu itu masih banyak lahan di Desa Pagergunung belum dapat ditanami padi karena belum ada adanya aliran sungai. Mengingat kelebihan Ki AJI SOKO, lahan-lahan di Pagergunung dapat ditanami padi.
Asal mula aliran sungai dengan daya ghoib tongkat diketukan  di bebatuan maka menurut  cerita air mengalir mengikuti ketukan tongkat tersebut dan mengalir kemana-mana.
Hal tersebut dapat dibuktikan sampai dengan saat ini warga Desa Pagergunung berkat jasa dan Kesaktian Ki AJI SOKO dapat  menanam padi / polowijo (jagung, kacang, ketela).
Selanjutnya yang menjabat lurah adalah MBAH SASTRO SOEDJONO, beliau merupakan anak pertama dari Ki AJI SOKO. Beliau menjabat lurah pada tahun 1900 sampai dengan 1920 kemudian dilanjutkan oleh keturunan MBAH SASTRO SOEDJONO yaitu MBAH MARTO SOEDJONO yang menjabat lurah dari tahun 1920 sampai dengan 1945.
Setelah kemerdekan Pemerintah Desa Pagergunung telah melaksanakan pemiliha Kepala Desa sebanyak 9 kali. Pemilihan Kepala Desa yang pertama dilaksanakan dengan demokratis yaitu pada tahun 1945 dan yang terpilih menjadi Kepala Desa yang pertama setelah kemerdekaan adalah MBAH SUKARDI dan beliau menjabat sampai dengan tahun 1948. Kemudian berturut sbb:
1.      SUWARNO           : 1948-1953
2.      SUKANDAR         : 1953-1958
3.      SURATIN             : 1958-1963
4.      SANUSI                 : 1963-1965
5.      SALIMAN             : 1965-1976
6.      SOEKARNO          : 1976-1998
7.      SUPARLAN          : 1998-sekarang
Wilayah administratif Desa Pagergunung disajikan lebih terperinci ke dalam peta administratif Desa Pagergunung seperti di bawah ini:






POTENSI-POTENSI DESA PAGERGUNUNG “PENGRAJIN BONEKA PAGERGUNUNG”

Boneka buatan Pak iwan Ds. Pagergunung dijamin berkualitas baik dengan harga yang terjangkau dan desain yang menarik atau biasa anak muda menyebutnya CuTe…….(ih,,,,,lUcU baNGet Gtuh…..)
Berminat….??????
ChECk it oUt……………………………………..

Pengrajin               : Bpk. Iwan
Alamat                   : Dusun Krajan Rt 01 Rw 01
No. Hp                             :














BONEKA GAJAH, ANJING DAN PANDA





BONEKA ANJING DAN BONEKA GANTUNGAN KUNCI EKOR PANJANG












BONEKA GANTUNGAN KUNCI SANDAL

BONEKA HAMSTER







KERAJINAN BAMBU “MBAH KEMAN”
Lihatlah buah kreatifitas dari mbah keman………bambu yang biasa-biasa saja bisa dirubah menjadi alat-alat yang lebih bermanfaat seperti, kipas, engkrak, wakul, dll..
Tentunya alat hasil buatan Mbah Keman dijamin mempunyai kualitas WAHID, awet,unik, dan menarik….
So jangan tunggu lama-lama yach……..
Jika Anda berminat hubungi segera……
Profil
Pengrajin                             : Mbah Keman
Alamat                                  : Dusun Sokokranen, Rt 01 Rw 02









                                                                                                                                                                                    
















“Kipas unik”










“Bakul gaul”
PASIR GILING SUMUR PITU
Tambang pasir yang terletak di dusun Sokokranen, Desa Pagergunung ini mempunyai mutu yang lebih baik daripada pasir Muntilan karena kandungan minyaknya yang lebih kecil.
















KEBUN BIBIT RAKYAT (KBR)
SOKOKARANG

KESENIAN BARONGAN SOKOKARANG
Tidak hanya warga etnis Tionghoa saja yang memiliki kesenian tari Barongsai, warga Sokokranen yang kreatif juga telah berhasil mengolah cerita rakyat setempat untuk menjadi kesenian barongan yang menarik untuk ditonton.

Parakan Sebaran


DSC07230.JPGParakan Sebaran Sutera(Sehat, Unggul, dan Sejahtera)

            Desa Parakan Sebaran merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal. Lokasinya berbatasan langsung dengan Kecamatan Sukorejo dan Weleri. Sebelah utara dan timur  berbatasan dengan Desa Pucakwangi, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Petung, sebelah barat berbatasan dengan Desa Getas Blawong. Jika ditempuh dari pusat pemerintahan kecamatan  sekitar 3,5 km.
            Desa Parakan Sebaran terbagi menjadi lima dusun yang masing-masing dikepalai oleh seorang Kepala Dusun (Kamituwo), yaitu Dusun Krajan, Seser, Ngrandu, Jetis, Sogo.
Desa Parakan Sebaran memiliki hasil alam yang melimpah, diantaranya jambu biji dan singkong. Keduanya merupakan sumber komoditi yang memiliki nilai jual. Akan tetapi, selama ini masyarakat kurang dapat memanfaatkan hasil bumi tersebut.
Melihat fenomena tersebut, tim KKN Unnes 2010 di Desa Parakan Sebaran melaksanakan salah satu program kerjanya berupa pelatihan ketrampilan memasak ditujukan kepada ibu-ibu warga agar dapat meningkatkan ketrampilan mereka dan nilai ekonomis hasil bumi Desa Parakan Sebaran. Keterampilan tersebut berupa keterampilan membuat  Pastel Singkong, Mata Kebo, Wingko Singkong , Guava Ice Cream, Guava Syrup.
Berikut adalah beberapa resep berbahan dasar jambu dan singkong yang telah dikreasikan oleh tim KKN Unnes 2010.  

Guava Ice Cream
Bahan:
*        3 bungkus agar –agar  putih
*        18 sendok makan gula pasir
*        6 gelas air
*        1 liter santan kental
*        1 bungkus vanili
*        ±  2 kg jambu biji, dipotong kotak-kotak dan dibuang bijinya.

Cara Membuat:
1.     Masak agar-agar dengan 6 gelas air.
2.    Masukkan 18 sendok makan gula pasir
3.    Setelah agar-agar mendidih, tiriskan.
4.    Masukkan santan, campur dengan potongan jambu dalam adonan.
5.    Kemudian masukkan adonan tersebut dalam freezer ± 3 jam
6.    Adonan es krim diblender.
7.    Masukkan adonan es krim dalam freezer ± 1,5  jam.
8.    Adonan es krim diblender kembali.
9.    Masukkan adonan es krim ke dalam freezer sekali lagi, tunggu sampai membeku.
10.  Es krim siap dinikmati.



Pastel Singkong

Bahan :
*      1 kg singkong
*      ¼ kg terigu
*      ¼ kg blue band (dicairkan)
*      1 butir telur ayam
*      2 bungkus penyedap rasa
*      1 kg minyak goreng
Isi :
*      351 kg wortel
*      Luncang secukupnya
Bumbu:
*      Merica, bawang dihaluskan
*      Gula pasir secukupnya
*      Moto, garam, penyedap rasa
Cara Membuat:
1.     Singkong dikukus (dihaluskan).
2.    Campur terigu, mentega, penyedap rasa uleni hingga kalis.
3.    Wortel dikupas, diparut atau dipotong kecil-kecil, begitu juga luncang dipotong kecil-kecil.
4.    Bumbu yang sudah dihaluskan digongso, tambahkan (air 1 gelas, Moto, gula, garam, penyedap rasa) kemudian masukkan wortel, masak hingga matang.
5.    Adonan dibuat bulat-bulatan, cetak menggunakan piring bagian belakang, pipihkan, lalu diisi wortel.
6.    Goreng dalam minyak panas



Wingko Singkong

Bahan:
*      1 kg singkong, diparut
*      2 butir kelapa muda diparut
*      ½ kg gula pasir
*      ½ kg nangka
*      Vanili 1 bungkus
*      Garam seculupnya.
Cara Membuat:
1.     Semua bahan di atas diuleni hingga rata
2.    Ambil wajan teflon olesi minyak.
3.    Panaskan, lalu ambil 1 sendok, masukkan adonan di atas wajan, dibuat bulat- bulat hingga wajan penuh, panggang hingga warna agak kuning kecoklatan dan dibolak-balik hingga matang.





Mata Kebo

Photo 1975Bahan:
*      1 kg singkong diparut
*      ½ kg gula pasir
*      Pewarna, merah atau hijau
*      8 buah Pisang Raja direbus
*      Kelapa parut
*      Daun pisang

Cara Membuat:
1.      Campur singkong, gula, pewarna dan uleni hingga rata.
2.     Ambil daun pisang, masukkan adonan singkong dan pipihkan.
3.     Masukkan Pisang Raja, usahakan pisangnya tertutup penuh oleh adonan singkong.
4.     Bungkus adonan tersebut seperti lontong, kemudian dikukus kira-kira ½ jam.
5.     Setelah dingin, daun dibuka.
6.     Cara penyajiannya: Adonan singkong isi pisang yang sudah matang tadi, iris bulat-bulat. Taburi dengan kelapa parut.







Guava Syrup
Bahan:
*      1 kg gula pasir
*      750 cc air
*      1 kg jambu biji merah
*      1 sdt essence jambu
*      ½ sdt asam citrun
*      1 sdt pewarna merah
*      2,5 gram pengawet (cairkan dengan sedikit air jika suka)

Cara Membuat:
1.     Ambil jambu biji, belah dua, dan  keluarkan bijinya. Masak biji tersebut dengan air secukupnya, hingga lunak. Kemudian saring sambil ditekan – tekan  biji yang sudah lunak tersebut  hingga keluar sarinya, buang bijinya.
2.    Campur sari jambu dengan daging buah, blender sampai halus, kemudian saring kembali.
3.    Rebus gula pasir dengan sisa air sampai mendidih, buang buihnya.
4.    Setelah sari buah jambu benar-benar larut, angkat dan tiriskan. Setelah agak dingin, masukkan asam sitrun, pewarna, dan essence jambu. Aduk sampai semua bahan tercampur rata,kemudian  masukkan sirup ke dalam botol yang sudah disterilkan.
5.    Simpan dalam kulkas jika tidak menggunakan bahan pengawet.



Tips Membuat Sirup
1.     Sirup bisa dibuat dengan menggunakan buah asli atau essence (perasa), atau keduanya. Sirup yang dibuat dengan buah asli, hasilnya tidak sejernih sirup yang dibuat dengan essence (perasa). Tetapi rasanya lebih segar sirup yang terbuat dari buah asli.
2.    Pembuatan sirup harus menggunakan alat yang benar-benar bersih agar tidak berjamur. Botol yang digunakan harus steril, kering, dan tidak berbau.  Untuk mensterilkan botol, cuci bersih botol kemudian rebus dengan suhu 80 derajat celcius atau cukup dengan dikukus dan keringkan. Jangan masukkan sirup dalam botol basah atau berair.
3.    Dalam membuat sirup, gunakan gula pasir yang putih dan bersih. Ketika memasak gula, Anda akan menemukan lapisan busa di permukaan larutan, aduk sebentar kemudian teruskan memasak. Busanya akan berkurang, busa yang tersisa dapat dibuang.
4.    Sirup yang baik harus kental. Oleh karena itu, campuran larutan gula dan larutan gula tersebut harus dimasak kembali. Sirup akan mengristal jika terlalu lama dimasak.
5.    Untuk pembuatan sirup yang murni tanpa tambahan jus buah asli, sebaiknya ditambahkan Glukose Syrup (tersedia di toko bahan kue) sebanyak 100 gram tiap 1 kg gula pasir agar sirup tidak mengristal kembali.
6.    Untuk memasukkan pewarna makanan dan essence, tunggu hinnga  rebusan sari jambu yang diriskan agak dingin.
7.    Jika sirup menggunakan bahan pengawet, ukurannya 1 gram = 1 kg bahan atau  1 liter cairan. Caranya, pengawet dicairkan terlebih dahulu dengan sedikit air, kemudian masukkan bahan pengawet tersebut ke dalam  sirup yang sudah ditiriskan dalam keadaan panas.
            Demikian,  kreasi resep dan profil singkat Desa Parakan Sebaran. Semoga dapat menjadi referensi pembaca, desa atau kecamatan lain.
                                     
-Tim KKN UNNES 2010Desa Parakan Sebaran –
N....jpg

Tambah Rejo

Tambah Rejo adalah

Gebangan

Gebangan Adalah